Kali ini aku tak mau menghakimi waktu lagi..
aku bosan, capek, hanya waktu terus yang otak jadikan sebagai terdakwa..
padahal sebenanya otak tak mempunyai salah apapun..
ia hanya terus berputar mengikuti perintah Rabb-nya..
karena waktu juga adalah makhluk yang tak mempunyai daya apa-apa..
ma’afkan aku waktu yang terus saja menghakimimu dalam tiap puisiku..
ma’afkan aku atas kekeliruanku, kekhilafanku dan kebodohanku..
kini ku sadar bahwa yang salah sebenarnya adalah aku..
aku tak bisa memilih, padahal hidup adalah pilihan..
aku selalu plin-plan, padahal segalanya butuh kepastian..
aku hanyalah manusia bodoh..
yang biarkan ini semua terjadi berulang-ulang kali..